Wednesday, August 9, 2006

Do You Speak Lateral?

Gw punya sahabat pena. 
Kami sering bertukar cerita/kabar lewat email, bukan surat lewat pos ya (jadi nggak jadul-jadul amat). 

Di email, kesan yang bisa ditangkep: temen gw ini Extrovert parah. Tapi pas ketemu: dia king of introvert..

Gw sempet agak bingung sih, dan karena Kepo, gw beranikan diri untuk tanya. Dia jawab gini:

"Bahasa oralku sudah teralihkan,
padahal kenyataan hidup selalu menuntutku untuk
mengeluarkan bahasa oral instead of bahasa lateral.
lalu akan jadi apa aku ini? Will I survive of this life?"

Ternyata bahasa lateral beneran bisa membuat seseorang memiliki "soul" yang beda. Tapi perlu di inget juga bahwa tanpa kemampuan berbahasa oral, kita akan lebih pasif dan looks nggak ekspresif.

Buat gw gak masalah sih.. 
Kita jangan terlalu kaku mempermasalahkan pencapaian hidup melalui satu CARA aja. Masih banyak jalan menuju Roma. 

in this case, cara lo bicara, baik oral ataupun lateral, 
yang penting tetaplah jadi baik, jadi diri sendiri dan menikmati hidup.[]

Saturday, August 5, 2006

Tamparan Itu

I've been run into a toxic relationship few times before. 
Tapi baru kali ini ngerasain dipukul ama cowok. 

And percaya nggak, sakit di fisik nggak begitu terasa. 
Padahal jelas badan lebam, dan jadi punya beberapa cinderamata:
tompel merah biru keunguan di bahu dan di wajah.. 

Anehnya, sakit secara fisik betul-betul gak seberapa kerasa.
Sakit di dalam hatinya itu yang gila-gilaan.
Beneran nggak karu-karuan.

Sampai nggak bisa tidur 3 hari.
Nggak doyan makan, stabilitas mental terganggu.

Karena ini kali pertama, gw sampe bingung, 
ini dimana sebenernya sih sakit aslinya?

apa di kepala?
apa di pipi?
apa di mata?
apa di jempol?

Apa ini namanya kondisi syok? 
ah, gw nggak tau, nggak paham. 

Gw cuma mau bilang ke semua laki-laki, 
Waktu ngaji malem Jum'at, bokap gw ngutip salah satu hadist..

"La tadhribu imaallah.." yang artinya: jangan kalian pukul kaum perempuan (riwayat Imam Abu Dawud Nasai & Ibnu Majah), karena perempuan adalah bagian dari cahaya Tuhan.[]